Senin, 20 Juni 2016

Agama



Salam hangat,
Ini hanya sekedar tulisan yang mungkin kurang begitu bermakna entah apa namanya sy jg bingung, yang jelas semua yang tertulis disini  adalah luapan perasaan yang selama ini terpendam hahahahaseeek, mirip judul lagu aja, oke cekidot !!
Yang sy percaya ketika banyak orang mempertanyakan kita mau jadi apa? Dan kita mau lakuin apa? Itu adalah pertanyaan dari Tuhan yang berarti, teruslah Nak kejar mimpimu, semua ini akan berbuah manis ketika kamu terus maju tanpa memikirkan perkataan orang lain. Sy hanya mencoba terus konsisten dengan apa yang sy lakukan walaupun sy gak kaya raya karena pekerjaan yang sy jalanin, tapi setidaknya sy sudah bahagia bisa ngejalanin hidup sesuai dengan keinginan sy.
Sy Djunaedi Anak ke 2 dari pasangan yang dulu pernah berbahagia sebelum negara api menyerang wkwkwk, sy suka menuangkan apapun yang ada dipikiran sy baik dalam bentuk gambar ataupun tulisan.
Banyak orang yang menilai sy negatif, hahaha biarlah apapun yang mereka pikirkan tentang sy itu menjadi motivasi buat sy untuk lebih baik lagi, sebenernya sy malas menulis tapi karena berhubung skrng sy sudah punya komputer pemberian dari seorang teman hehehe, jadi sy bisa belajar nulis artikel tanpa harus menulis dikertas lg haha..makasih Mr ... untuk semuanya.

Articels !!

AGAMA
Sy bukan ahli kitab yang punya banyak pengetahuan soal Agama, entah darimana dan siapa yang menciptakan Agama sampai saat ini pun sy blm tau, tapi buat sy pribadi ini sangat menarik untuk sy tulis, sy juga tidak punya banyak sumber tentang hal diatas tapi sy ingin mencoba menuangkan nya melalui kacamata pribadi sy, Agama menurut sy seperti jembatan penyebrangan untuk menuju kepada sang Pencipta (Tuhan).
Tuhan tidak pernah menciptakan Agama, koreksi kalau sy salah, karena sy hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan aseekk, lanjut..manusia lah yang menciptakan nya, entah siapa yang memulai tapi yang jelas bukan Albert Enstein hehe, Di Indonesia Agama menjadi status yang sangat penting, tapi sayangnya banyak orang yang sudah menodai Agama hanya demi Nafsu dan ambisi Dunia, banyak orang mengatas namakan Agama demi kepentingan pribadi dan politik, seperti Ormas yang itu, yang sering Demo ga jelas, bikin macet jalan, dan suka sweping semaunya..ah sudahlah ga akan ada habisnya jika sy bahas tentang mereka haha..
Kadang sy suka berpikir kalau Agama bukan Tuhan yang ciptakan lalu untuk apa kita memeluk satu Agama? ..lalu apakah orang yang tidak beragama bakal masuk surga?..lalu buat apa kita membuang waktu untuk berdebat soal Agama?.. sekarang ini semua serba terbalik, Orang yang mengaku Beragama, rajin Ibadah tapi kelakuannya tidak mencerminkan yang diajarkan oleh Agama itu sendiri, walaupun tidak semuanya orang yang beragama begitu. Dan orang yang tidak beragama bisa melakukan yang Tuhan ajarkan, membantu sesama dan saling mengasihi.
Jujur sy juga masih seperti mereka yang masih suka berbuat Dosa dan mengesampingkan Tuhan hanya untuk mengejar Ambisi Dunia ahay deuh.. lanjut lagi ah..dalam perjalanan hidup sy banyak nemuin orang baik, tulus dan ikhlas menolong tanpa menyebut Agama mereka dan sampai saat ini apa yang mereka lakukan terhadap sy membuat sy sadar dan yakin bahwa tidak perlu mengatas namakan Agama untuk menolong orang, yup sy setuju sekali dengan hal itu 4 jempol sy akan berikan buat manusia yang model begini hehehe
Butuh tenaga extra dan ketulusan Hati untuk bisa mengaplikasikan apa yang Tuhan ajarkan kepada kita melalui Nabi & Rosul yang dituangkan kedalam satu buku yaitu Al Kitab (Al quran, Injil, Taurat, Zabur) namun banyak orang hanya bisa membaca dan menghafal nya saja tapi hanya sedikit yang benar-benar mempraktekan nya, kadang disitu sy merasa sedih hahaha..

Di Indonesia ada 5 Agama yang di akui (Islam, Kristen, Hindu, Budha dan kong hucu), menurut sy semua Agama baik, sama-sama mengajarkan Kasih terhadap sesama tanpa mengenal suku dan juga warna kulit, seandainya saja kita bisa mempraktekan dengan sungguh-sungguh dan tulus dari ajaran Agama mungkin tidak akan ada perang saudara, tidak akan ada saudara kita yang kelaparan dan kita bisa berjalan beriringan serta saling menguatkan  dengan membawa bendera Agama kita masing-masing. Itulah makna sesungguhnya bagi orang yang ber Agama.
Semoga impian dan Harapan kita semua untuk mencapai kerukunan umat ber Agama bisa terwujud di jaman yang sudah mulai tua dan akan musnah ditelan waktu, mari kita aplikasikan apa yang diajarkan oleh Agama kita, sebelum Tuhan menjemput dan meminta pertanggung jawaban atas apa yang sudah kita lakukan selama hidup di Dunia ini, “jika kekayaan mu berlebih sumbangkan hartamu, dan jika hartamu sedikit sumbangkan hatimu” !!


Terimakasih sudah membaca.

Djakarta, 20 Juni 2016.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar